Text
Penetapan Hutan Adat di Maluku
Deskripsi\\r\\nBuku Penetapan Hutan Adat di Maluku Hutan merupakan sumber daya alam yang berperan penting untuk pengaturan tata air, mencegah banjir dan erosi, pemeliharaan kesuburan tanah dan pelestarian lingkungan hidup. Hutan merupakan kekayaan alam milik bangsa dan negara sehingga hak-hak bangsa dan negara atas hutan dan hasilnya perlu dijaga dan dipertahankan. Hal ini perlu dilakukan agar hutan dapat memenuhi fungsinya bagi kepentingan bangsa dan negara itu sendiri. Hutan merupakan salah satu modal dasar pembangunan nasional yang diperuntukkan bagi peningkatan kemakmuran rakyat sesuai dengan Pasal 33 Ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang ada di dalamnya dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat (Pane 2016). Negeri Hutumuri berada di Jazirah Leitimur Selatan Kota Ambon. Istilah “negeri” merupakan penggolongan negeri adat berdasarkan PERDA Kota Ambon Nomor 3 Tahun 2008. Negeri Hutumuri sebagai masyarakat adat memiliki pranata lokal yang mengatur kehidupan masyarakat maupun hubungan masyarakat dengan hutan. Pengelolaan hutan oleh masyarakat adat Hutumuri telah dilakukan sejak leluhur dan diturunkan turun temurun. Namun, pemanfaatan hutan dan sumber daya alam perlu dipastikan secara de jure berdasarkan klaim adat masyarakat setempat berupa pemanfaatan wilayah adat (petuanan). Buku ini secara komprehensif menyajikan informasi tentang proses penetapan hutan adat Negeri Hutumuri. Penetapan hutan adat dilakukan agar dihasilkan pilihan tindakan yang membantu masyarakat dan pihak lainnya untuk menentukan keputusan yang kuat. Buku ini terdiri dari beberapa pembahasan, diantaranya:\\r\\nUrgensi menetapkan Hutan Adat dengan Model Partisipatif\\r\\nRuang Lingkup Hutan Adat dan Partisipasi\\r\\nProsedur Penetapan Hutan Adat Negeri Hutumuri\\r\\nNegeri Hutumuri\\r\\nPenetapan Hutan Adat Negeri Hutumuri\\r\\nPenutup\\r\\nDAFTAR ISI\\r\\nKATA PENGANTAR PENERBIT ................................ vi\\r\\nDAFTAR ISI ......................................................... vii\\r\\nDAFTAR TABEL\\r\\nDAFTAR GAMBAR\\r\\nDAFTAR LAMPIRAN\\r\\nGLOSARIUM\\r\\n\\r\\nBAB 1. URGENSI MENETAPKAN HUTAN ADAT DENGAN MODEL PARTISIPATIF ................................ 1\\r\\n\\r\\nBAB 2. RUANG LINGKUP HUTAN ADAT DAN PARTISIPASI ................................................................. 12\\r\\nA. Ruang Lingkup Hutan Adat .................................... 13\\r\\nB. Ruang Lingkup Partisipasi ...................................... 13\\r\\n\\r\\nBAB 3. PROSEDUR PENETAPAN HUTAN ADAT NEGERI HUTUMURI .................................................. 47\\r\\n\\r\\nBAB 4. NEGERI HUTUMURI .................................... 54\\r\\n\\r\\nBAB 5. PENETAPAN HUTAN ADAT NEGERI HUTUMURI ................................................................. 65\\r\\nA. Status Kepemilikan Lahan ...................................... 66\\r\\nB. Mekanisme Advokasi Pengusulan Hutan Adat .......\\r\\nC. Skema Penetapan Hutan Adat dengan Model Partisipatif ................................................................. 128\\r\\n\\r\\nBAB 6. PENUTUP .................................................. 134\\r\\n\\r\\nDAFTAR PUSTAKA .............................................. 138\\r\\nLAMPIRAN ............................................................. 141\\r\\nBIODATA PENULIS .............................................. 143
No other version available