Text
Intensi (Niat) Berwirausaha Mahasiswa dan Variabel yang Mempengaruhinya
Monograf Intensi (Niat) Berwirausaha Mahasiswa dan Variabel yang Mempengaruhinya Bahan kajian dalam monograf ini jika dipelajari secara saksama akan menambah wawasan yang lebih luas tentang seluk liku kegiatan berwirausaha. Mahasiswa sebagai calon usahawan baru, monograf ini akan bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan literasi tentang kewirausahaan terutama yang berniat start-up atau memulai bisnis baru. Dalam kehidupan sehari-hari kata “niat” atau intensi sudah sangat familier, karena beberapa ulama telah mengatakan poin penting tentang hal tersebut. Pertama, dari Yahya bin Abi Katsir, menuturkan bahwa pelajarilah niat, karena ia lebih dahulu sampai di sisi Allah daripada amalan. “Pelajarilah sebuah niat, karena niat tersebut lebih sulit apabila dibandingkan dengan amalan yang dia niatkan”. Kedua, dari Mutharrif bin Abdullah, baiknya hati adalah dengan baiknya amalan, dan baiknya amalan adalah dengan baiknya niat. Ketiga, dari Sufyan Ats-Tsauri, tidak ada sesuatu yang paling berat untuk saya obati, kecuali masalah niatku, sebab ia senantiasa berbolak-balik dalam diriku. Secara historis, niat telah digunakan untuk menggambarkan prediksi diri untuk terlibat dalam suatu perilaku. Artinya, begitu pembentukan niat terjadi, perilaku aktual diharapkan terjadi juga. Studi sosial-psikologis mengasumsikan bahwa niat atau intensi adalah satu-satunya prediktor terbaik dari perilaku aktual. Perilaku aktual ini meliputi apa saja yang menjadi keinginan atau tujuannya termasuk di dalamnya adalah perilaku berwirausaha. Oleh karena itu, niat atau Intensi Berwirausaha dapat diartikan sebagai keadaan pikiran sadar atau tingkat kesadaran kognitif, yang membentuk komitmen individu yang mendahului tindakan dan mengarahkan perhatian pada suatu tujuan, seperti memulai bisnis baru. Daftar Isi UCAPAN TERIMAKASIH - viii DAFTAR ISI - ix DAFTAR TABEL - xi DAFTAR GAMBAR - xii BAB 1 PROLOG - 1 1.1 KAUSA - 1 1.2 Rangkaian Fokus - 8 1.3 Titik Intensi - 9 1.4 Daya Tarik - 10 BAB 2 Diskusi Wacana - 12 2.1 Konsep Dasar Teori Intensi Berwirausaha - 12 2.2 Intensi Berwirausaha (Entrepreneurial intention) - 20 2.3 Pendidikan Kewirausahaan (Entrepreneurship Education) - 24 2.4 Pengetahuan Kewirausahaan (Entrepreneurial Knowledge) - 29 2.5 Locus of Control (LoC) - 35 2.6 Lingkungan Keluarga - 36 2.7 Entrepreneurial Self-Efficacy - 40 2.8 Need for Achievement (N-Ach) - 44 2.9 Trait Kepribadian - 45 2.10 Komitmen Berwirausaha - 52 2.11 Perceived Desirability (PD) - 56 2.12 Attitude toward the Behavior (ATB) - 58 2.13 Subjective Norm (SN) - 59 2.14 Perceived Behavioral Control (PBC) - 60 BAB 3 Paparan Komprehensif - 61 3.1 Need for Achievement (N-Ach) dan Locus of Control (LoC) - 61 3.4 Trait Kepribadian dan Need-Achievement - 79 3.5 Pendidikan Kewirausahaan, Lingkungan Keluarga, dan Komitmen Berwirausaha - 87 3.6 Personality Trait, Self Efficacy, dan Need Achievement - 97 3.7 Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri, dan Motivasi Berwirausaha - 109 BAB 4 Konklusi - 114 Referensi - 119 GLOSSARY - 170 INDEKS - 174 BIODATA - 176
No other version available