Text
Seri Terapi Cairan pada Anjing dan Kucing: Pendekatan Klinis pada Penyakit Internal, Kondisi Kritis, dan Perioperatif Strategi Terapi Cairan pada Syok, Penyakit Ginjal, Gastrointestinal, Jantung, Endokrin, dan Bedah
Deskripsi Buku Pendekatan Klinis pada Penyakit Internal, Kondisi Kritis, dan Perioperatif Strategi Terapi Cairan pada Syok, Penyakit Ginjal, Gastrointestinal, Jantung, Endokrin, dan Bedah merupakan karya Ida Tjahajati dan Faiz Ihsanul Kamil. Terapi cairan merupakan salah satu intervensi paling mendasar dalam praktik kedokteran hewan, namun sekaligus menjadi salah satu keputusan klinis yang paling menentukan. Pada pasien anjing dan kucing, gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit sering menyertai berbagai kondisi penyakit, mulai dari dehidrasi ringan hingga keadaan kritis seperti syok, sepsis, dan gangguan metabolik berat. Dalam situasi tersebut, ketepatan pemilihan jenis cairan, perhitungan volume yang diberikan, serta kemampuan meng\\r\\n\\r\\nDAFTAR ISI\\r\\n\\r\\nPRAKATA - v\\r\\nKATA SAMBUTAN - viii\\r\\nKATA SAMBUTAN - x\\r\\nKATA SAMBUTAN KETUA UMUM PB PDHI - xiii\\r\\nDAFTAR ISI - xv\\r\\nDAFTAR GAMBAR - xvii\\r\\nDAFTAR TABEL - xviii\\r\\nDAFTAR SINGKATAN - xx\\r\\nLANDASAN PENYUSUNAN BUKU - xxi\\r\\n\\r\\nBAB 1 SELUK-BELUK TERAPI CAIRAN PADA PASIEN GANGGUAN GINJAL - 1\\r\\n1.1. Pendekatan Terapi Cairan pada Pasien *Acute Kidney Injury* (AKI) - 3\\r\\n1.2. *Chronic Kidney Disease* (CKD) dan Dinamika Terapi Cairannya - 8\\r\\n1.3. *Fluid Overload* pada Pasien Renal - 20\\r\\n1.4. Catatan Penting Terkait Terapi Cairan Gagal Ginjal - 25\\r\\n\\r\\nBAB 2 RAGAM GANGGUAN GASTROINTESTINAL DAN STRATEGI TERAPI CAIRANNYA - 27\\r\\n2.1. Terapi Cairan pada Muntah dan Diare - 29\\r\\n2.2. Seluk-Beluk Terapi Cairan pada Pasien Pankreatitis - 38\\r\\n2.3. Obstruksi Gastrointestinal dan Perjalanan Terapi Cairannya - 42\\r\\n2.4. Gangguan Gastrointestinal, Terapi Cairan, dan Benang Merahnya - 48\\r\\n\\r\\nBAB 3 TERAPI CAIRAN DI TENGAH KETERBATASAN FUNGSI JANTUNG - 50\\r\\n3.1. Gagal Jantung Kongestif pada Anjing dan Kucing - 51\\r\\n3.2. Risiko *Fluid Overload* pada Pasien Jantung - 63\\r\\n3.3. Strategi Konservatif dalam Manajemen Terapi Cairan - 66\\r\\n3.4. Gagal Jantung Kongestif dan Batas Tipis dalam Penanganannya - 71\\r\\n\\r\\nBAB 4 TERAPI CAIRAN PADA PENYAKIT ENDOKRIN DAN METABOLIK - 74\\r\\n4.1. Dinamika Terapi Cairan pada Pasien *Diabetic Ketoacidosis* (DKA) - 75\\r\\n4.2. Addison’s Disease: Krisis yang Mengancam Nyawa - 88\\r\\n4.3. Gangguan Elektrolit Berat yang Mengguncang Stabilitas Tubuh - 90\\r\\n4.4. *Hyperosmolar Hyperglycemic Syndrome* (HHS) dan Terapi Cairannya - 92\\r\\n4.5. Merangkai Pemahaman secara Keseluruhan - 94\\r\\n\\r\\nBAB 5 MANAJEMEN TERAPI CAIRAN PADA PASIEN ANESTESI DAN BEDAH - 97\\r\\n5.1. Perubahan Fisiologis Selama Anestesi - 97\\r\\n5.2. Respons Inflamasi Bedah dan Distribusi Cairan - 98\\r\\n5.3. Pergeseran Paradigma: Dari Liberal ke *Goal-Directed Fluid Therapy* - 98\\r\\n5.4. Penilaian Risiko Anestesi (*ASA Classification*) - 99\\r\\n5.5. *Maintenance* Cairan Intraoperatif - 104\\r\\n5.6. Kehilangan Darah pada Fase Intraoperatif - 116\\r\\n5.7. Fase Pasca-Bedah dan Manajemen Cairannya - 125\\r\\n5.8. Terapi Cairan Perioperatif: Dinamis dan Penuh Perhitungan - 135\\r\\n\\r\\nDAFTAR PUSTAKA - 138\\r\\nLAMPIRAN - 142\\r\\nGLOSARIUM - 153\\r\\nINDEKS - 158\\r\\nTENTANG PENULIS - 160
No other version available