Text
Serba-Serbi Memahami Hukum Perjanjian di Indonesia
Buku Serba-Serbi Memahami Hukum Perjanjian di Indonesia Perjanjian adalah peristiwa di mana seorang berjanji kepada seorang lain/di mana dua orang saling berjanji melaksanakan sesuatu hal. Dari peristiwa ini, timbullah hubungan antara dua orang yang dinamakan perikatan. Perjanjian menerbitkan perikatan orang yang membuatnya. Dalam bentuknya, perjanjian berupa rangkaian perkataan yang mengandung janji/kesanggupan yang diucapkan atau ditulis. Dengan demikian, hubungan antara perikatan dan perjanjian adalah bahwa perjanjian itu menerbitkan perikatan.\\r\\nPerjanjian adalah sumber perikatan, di sampingnya sumber-sumber lain. Suatu perjanjian juga dinamakan persetujuan karena dua pihak setuju melakukan sesuatu. Dapat dikatakan dua perkataan (perjanjian dan persetujuan) itu adalah sama artinya. Hukum perjanjian merupakan bagian dari kajian Hukum Perdata, yang bersumber pada Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) sebagai pedoman berisi hak dan kewajiban dalam hubungan hukum bersifat private yang mempunyai kepentingan dalam ruang lingkup harta kekayaan. Buku ini disusun dalam rangka untuk memudahkan pembelajaran bagi kalangan pelajar/mahasiswa/umum yang ingin memahami hukum perjanjian di Indonesia.\\r\\nSetelah membaca buku ini diharapkan dapat mengerti dan memahami serta mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang hukum perjanjian, membuat dokumen hukum, menemukan hukum dan menyusun strategi dalam penyelesaian masalah hukum perjanjian serta mampu bernegosiasi terhadap penyelesaian masalah-masalah hukum dalam masyarakat sesuai ketentuan hukum perjanjian yang berlaku di Indonesia.\\r\\nDaftar Isi\\r\\nKATA PENGANTAR PENERBIT V\\r\\nBAB I KONSEP HUKUM PERJANJIAN 1\\r\\nA. Hubungan antara Perikatan dengan Perjanjian 1\\r\\nB. Macam-macam Perikatan 2\\r\\nC. Perikatan yang Lahir dari Undang-Undang dan Perjanjian 2\\r\\nD. Pengertian Perjanjian 3\\r\\nE. Syarat-Syarat Sahnya Perjanjian 4\\r\\nF. Asas-Asas Hukum Perjanjian 7\\r\\nG. Asas-Asas Hukum Perikatan Nasional 11\\r\\nH. Unsur-Unsur Perjanjian 12\\r\\nI. Jenis-Jenis Perjanjian 15\\r\\nJ. Klasifikasi Perjanjian 22\\r\\nK. Tahap-Tahap dalam Perjanjian 24\\r\\nL. Berakhirnya Perjanjian 24\\r\\n\\r\\nBAB II PEMBATALAN PERJANJIAN 25\\r\\nA. Syarat Pembatalan Perjanjian 25\\r\\nB. Akibat Hukum Perjanjian Dibatalkan 26\\r\\nC. Konsekuensi Yuridis Pembatalan Perjanjian 28\\r\\nD. Pembatalan Perjanjian secara Sepihak 28\\r\\nE. Akibat Hukum Pembatalan Perjanjian Sepihak 30\\r\\n\\r\\nBAB III PELAKSANAAN PERJANJIAN 32\\r\\nA. Pengertian Prestasi 32\\r\\nB. Sifat Prestasi 33\\r\\nC. Wanprestasi 33\\r\\nD. Wanprestasi dalam Perjanjian 37\\r\\nE. Sebab-Sebab Tindakan Wanprestasi 39\\r\\nF. Jenis-Jenis Tindakan Wanprestasi 40\\r\\nG. Akibat Hukum Wanprestasi dan Tanggung Jawab Para Pihak 41\\r\\nH. Pembelaan Wanprestasi 43\\r\\nI. Ganti Kerugian Akibat Wanprestasi 46\\r\\n\\r\\nBAB IV PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM KUHPERDATA 50\\r\\nA. Pengertian Perbuatan Melawan Hukum 50\\r\\nB. Unsur-Unsur Perbuatan Melawan Hukum 54\\r\\nC. Pertanggungjawaban Perbuatan Melawan Hukum 57\\r\\nD. Perbedaan Wanprestasi dan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) 60\\r\\nE. Prosedur Gugatan Perbuatan Melawan Hukum 63\\r\\n\\r\\nBAB V HAPUSNYA PERJANJIAN 65\\r\\nA. Pembayaran 65\\r\\nB. Penawaran Pembayaran Tunai yang Diikuti dengan Penitipan 65\\r\\nC. Pembaharuan Utang (Novasi) 68\\r\\nD. Pembebasan Hutang 69\\r\\nE. Percampuran Hutang 71\\r\\n\\r\\nBAB VI KONTRAK BAKU DALAM HUKUM PERJANJIAN 72\\r\\nA. Pengertian Kontrak Baku 72\\r\\nB. Dasar Hukum Kontrak Baku 73\\r\\nC. Jenis-Jenis Perjanjian Baku 74\\r\\nD. Persyaratan Kontrak Baku 75\\r\\nE. Keabsahan Kontrak Baku 76\\r\\nF. Klausul Eksemsi 77\\r\\n\\r\\nBAB VII PERJANJIAN WARALABA (FRANCHISE) 78\\r\\nA. Pengertian Waralaba (Franchise) 78\\r\\nB. Sejarah Perkembangan Waralaba (Franchise) 80\\r\\nC. Unsur-Unsur Perjanjian Franchise 82\\r\\nD. Karakteristik Waralaba (Franchise) 85\\r\\nE. Bentuk-Bentuk Waralaba (Franchise) 85\\r\\n\\r\\nBAB VIII PERJANJIAN LISENSI 88\\r\\nA. Pengertian Perjanjian Lisensi 88\\r\\nB. Macam-Macam Lisensi 90\\r\\nC. Syarat Dan Tata Cara Pendaftaran Perjanjian Lisensi 96\\r\\nD. Contoh Perjanjian Lisensi 98\\r\\n\\r\\nBAB IX PERJANJIAN DISTRIBUSI 109\\r\\nA. Definisi Distributor dan Perjanjian Distribusi 109\\r\\nB. Pengertian Perjanjian Distribusi 110\\r\\nC. Dasar Hukum 111\\r\\nD. Berakhirnya Perjanjian Distribusi 112\\r\\nE. Contoh Surat Perjanjian Distribusi 114\\r\\n\\r\\nBAB X PERJANJIAN AGENSI 118\\r\\nA. Pengertian Agen 118\\r\\nB. Dasar Hukum Perjanjian Agensi 119\\r\\nC. Karakteristik Agen 120\\r\\nD. Klasifikasi Agen 121\\r\\nE. Pembentukan Keagenan 123\\r\\nF. Jenis-Jenis Keagenan 124\\r\\nG. Berakhirnya Keagenan 125\\r\\nH. Contoh Surat Perjanjian Agensi 127\\r\\n\\r\\nBAB XI PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN 132\\r\\nA. Pengertian Pembiayaan Konsumen 132\\r\\nB. Dasar Hukum 134\\r\\nC. Sewa Guna Usaha (Leasing) 134\\r\\nD. Anjak Piutang 148\\r\\nE. Usaha Kartu Kredit 155\\r\\n\\r\\nDAFTAR PUSTAKA 160\\r\\nPROFIL PENULIS 165
No other version available