Text
Bekatul: Potensi Sumberdaya Lokal Berdaya Guna Fungsiona
Buku Bekatul: Potensi Sumberdaya Lokal Berdaya Guna Fungsional Bekatul sebagai hasil samping pengolahan padi pelbagai varietas mempunyai kandungan gizi yang baik dan kaya akan komponen bioaktif. Bekatul kaya akan manfaat bagi kesehatan, seperti aktivitas antioksidan, aktivitas kemopreventif kanker, dan aktivitas hipokolesterolemik. Hanya saja, bekatul saat ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sedangkan pemanfaatannya sebagai bahan pangan masih sangat terbatas. Hal ini termasuk dengan Bekatul Beras Hitam (BBH) yang diketahui sebagai salah satu sumber komponen antioksidan potensial karena bioaktivitas dari BBH lebih unggul jika dibandingkan dengan bekatul beras putih. Namun, tingginya bioaktivitas BBH tidak diiringi dengan pemanfaatannya sebagai ingredient pangan fungsional. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang potensi kesehatan bekatul, tidak terstandarnya kualitas bekatul, serta karakteristik bekatul yang mudah mengalami kerusakan menjadikan industri kurang tertarik untuk mengembangkan bekatul, khususnya sebagai pangan fungsional. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dan mesti ditilik lebih lanjut serta dipecahkan guna meningkatkan nilai tambah bekatul antara lain edukasi masyarakat menyoal manfaat kesehatan bekatul, cara stabilisasi dan penyimpanan bekatul, hingga strategi pemasaran bekatul. Buku ini terdiri dari 7 bab yang membahas bekatul mulai dari menilik berbagai bekatul yang berasal dari varietas beras, identifikasi komponen bekatul dengan pendekatan metabolomik, permasalahan utama dalam pemanfaatan bekatul hingga tantangan yang perlu dipecahkan guna meningkatkan nilai tambah bekatul. \\r\\n\\r\\n\\r\\nDAFTAR ISI\\r\\n\\r\\nKATA PENGANTAR PENERBIT V\\r\\nKATA PENGANTAR PENULIS VI\\r\\nDAFTAR ISI VII\\r\\nDAFTAR TABEL IX\\r\\nDAFTAR GAMBAR XI\\r\\nDAFTAR LAMPIRAN\\r\\n\\r\\nBAB 1 MENILIK BEKATUL DARI BERAGAM VARIETAS BERAS 1\\r\\n\\r\\nBAB 2 IDENTIFIKASI KOMPONEN BEKATUL DENGAN PENDEKATAN METABOLOMIK 4\\r\\n\\r\\nBAB 3 BERAS UTUH, DEDAK, DAN BEKATUL 17\\r\\n\\r\\nBAB 4 BEKATUL BERAS HITAM (BBH) SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN 42\\r\\n\\r\\nBAB 5 TINDAK LANJUT MAKSIMALISASI POTENSI BBH MELALUI FERMENTASI 46\\r\\n\\r\\nBAB 6 AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIPROLIFERASI PADA SEL KANKER KOLON WiDr DARI FERMENTASI BEKATUL BERAS HITAM (BBH) 58\\r\\n\\r\\nBAB 7 BEKATUL SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL: PELUANG, HAMBATAN, DAN TANTANGAN 72\\r\\n\\r\\nDAFTAR REFERENSI 85\\r\\nLAMPIRAN 110\\r\\nTENTANG PENULIS 128
No other version available