Text
Kimia Kuantum untuk Perekayasa Nanomaterial
Buku Kimia Kuantum untuk Perekayasa Nanomaterial Nanomaterial adalah material berdimensi nano, yaitu dimensi antara 1 sampai dengan 100 nm. Ketika benda-benda diperkecil ukurannya memasuki dimensi nano maka sifat-sifat materi dapat berubah. Sebagai contoh, di ukuran meruahnya sebatang aluminium tidak dapat digunakan sebagai propellant. Akan tetapi, pada dimensi nanonya, serbuk nanoaluminium merupakan campuran propelant yang dapat meningkatkan kinerja bahan bakar roket. Karena ukurannya yang sangat kecil maka untuk dapat mempelajari nanomaterial secara lebih baik diperlukan pengetahuan kimia kuantum yang memadai. Kimia kuantum adalah salah satu cabang dari ilmu kimia yang mempelajari fenomena-fenomena kuantum material, mulai dari fenomena atom, molekul, magnetik, spektra atom, dan lain-lainnya. Dengan menggunakan kimia kuantum diharapkan peneliti bidang rekayasa nanomaterial dapat memperdalam pengetahuan dan keterampilannya tentang nanomaterial, baikfenomena, sintesis, karakterisasi, maupun produksinya dalam skala masif. Buku Kimia Kuantum untuk Perekayasa Nanomaterial ini ditujukan untuk pembaca yang memiliki latar belakang yang mencukupi dalam bidang kimia, fisika, matematika, dan teknik, sehingga banyak konsep dan persamaan matematika yang ditulis cukup komprehensif untuk memudahkan pemahaman akan kimia kuantum. Di bagian awal buku disajikan konsep koordinat dan persamaan-persamaan matematika yang banyak digunakan dalam kimia kuantum, seperti diferensial orde dua, matriks, dan operator. Di bab-bab berikutnya disampaikan tentang sejarah kimia kuantum, teori atom, dan molekul. Di bagian akhir dipaparkan sedikit tentang ikatan kimia dan spektroskopi atom. Karena keterbatasan halaman maka aplikasi di bidang nanomaterial akan dibahas di jilid berikutnya. \\\\\\\\r\\\\\\\\n\\\\\\\\r\\\\\\\\nDaftar Isi\\\\\\\\r\\\\\\\\nKATA PENGANTAR - v\\\\\\\\r\\\\\\\\nDAFTAR ISI - vii\\\\\\\\r\\\\\\\\nDAFTAR GAMBAR - xi\\\\\\\\r\\\\\\\\nDAFTAR TABEL - xv\\\\\\\\r\\\\\\\\nBAB I MATEMATIKA PENDAHULUAN - 1\\\\\\\\r\\\\\\\\n1.1 Sistem Koordinat - 1\\\\\\\\r\\\\\\\\n1.2 Determinan - 6\\\\\\\\r\\\\\\\\n1.3 Vektor - 7\\\\\\\\r\\\\\\\\n1.4 Bilangan Kompleks - 11\\\\\\\\r\\\\\\\\n1.5 Operator - 12\\\\\\\\r\\\\\\\\n1.6 Persamaan Nilai Eigen - 14\\\\\\\\r\\\\\\\\nBAB II MEKANIKA KLASIK - 17\\\\\\\\r\\\\\\\\n2.1 Sistem Konservatif - 17\\\\\\\\r\\\\\\\\n2.2 Persamaan Gerak Lagrange dan Hamilton - 18\\\\\\\\r\\\\\\\\n2.3 Koordinat Internal dan Gerakan Pusat Massa - 22\\\\\\\\r\\\\\\\\n2.4 Asumsi Dasar Mekanika Klasik - 24\\\\\\\\r\\\\\\\\nBAB III MEKANIKA KUANTUM - 27\\\\\\\\r\\\\\\\\n3.1 Spektra Atom, Radiasi Benda Hitam, dan Efek Fotolistrik - 28\\\\\\\\r\\\\\\\\n3.2 Formula Mekanika Kuantum - 38\\\\\\\\r\\\\\\\\n3.3 Postulat Mekanika Kuantum - 38\\\\\\\\r\\\\\\\\n3.4 Aplikasi Postulat pada Sistem Sederhana - 45\\\\\\\\r\\\\\\\\n3.5 Teori Pertubasi - 54\\\\\\\\r\\\\\\\\nBAB IV SPEKTROSKOPI DAN PENGUKURAN SPEKTROSKOPIK - 63\\\\\\\\r\\\\\\\\n4.1 Sistem Satuan - 65\\\\\\\\r\\\\\\\\n4.2 Kekuatan Absorpsi - 65\\\\\\\\r\\\\\\\\n4.3 Tipe-Tipe Spektroskopi - 73\\\\\\\\r\\\\\\\\nBAB V APLIKASI MEKANIKA KLASIK DAN MEKANIKA KUANTUM - 79\\\\\\\\r\\\\\\\\n5.1 Ikatan Antaratatom - 79\\\\\\\\r\\\\\\\\n5.2 Ikatan Antarmolekul - 81\\\\\\\\r\\\\\\\\n5.3 Fungsi Gelombang Ortonormal dari Orbital Hibrida - 84\\\\\\\\r\\\\\\\\n5.4 Penentuan Energi Elektron Pi (?) dengan Pendekatan Partikel dalam Box 1 Dimensi - 86\\\\\\\\r\\\\\\\\n5.5 Penentuan Panjang Gelombang Warna Senyawa Poliena Terkonjugasi - 87\\\\\\\\r\\\\\\\\n5.6 Penentuan Energi Elektron Pi (?) dengan Metode HMO (Orbital Molekul Huckel) - 88\\\\\\\\r\\\\\\\\nBAB VI SIFAT-SIFAT ATOM - 95\\\\\\\\r\\\\\\\\n6.1 Spektrum dan Atom Hidrogen - 96\\\\\\\\r\\\\\\\\n6.2 Energi Ionisasi dan Afinitas Elektron - 98\\\\\\\\r\\\\\\\\n6.2.1 Energi Ionisasi - 98\\\\\\\\r\\\\\\\\n6.2.2 Afinitas Elektron - 102\\\\\\\\r\\\\\\\\n6.3 Prinsip Aufbau dan Klasifikasi Periodik - 103\\\\\\\\r\\\\\\\\n6.3.1 Bilangan-Bilangan Kuantum - 103\\\\\\\\r\\\\\\\\n6.3.2 Bentuk Orbital dan Konfigurasi Elektron - 105\\\\\\\\r\\\\\\\\nBAB VII IKATAN ION - 117\\\\\\\\r\\\\\\\\n7.1 Jari-Jari Atom dan Ukuran Ion - 120\\\\\\\\r\\\\\\\\n7.2 Struktur Kristal - 123\\\\\\\\r\\\\\\\\n7.3 Energi Kisi (Lingkar Born-Haber) - 126\\\\\\\\r\\\\\\\\n7.4 ELEKTRONEGATIVITAS DAN KEPOLARAN IKATAN - 132\\\\\\\\r\\\\\\\\n7.4.1 Ikatan dan Energi Ikatan pada Molekul Halida (Dwiatom) - 132\\\\\\\\r\\\\\\\\n7.4.2 Energi Ikatan Tunggal - 136\\\\\\\\r\\\\\\\\n7.4.3 Skala Elektronegativitas - 138\\\\\\\\r\\\\\\\\n7.4.4 Keelektronegatifan dan Karakter Ion Ikatan - 142\\\\\\\\r\\\\\\\\n7.4.5 Elektronegativitas dan Perubahan Entalpi - 145\\\\\\\\r\\\\\\\\nBAB VIII IKATAN KOVALEN - 149\\\\\\\\r\\\\\\\\n8.1 Orbital Molekul Dalam H? - 150\\\\\\\\r\\\\\\\\n8.2 Teori Ikatan Valensi - 160\\\\\\\\r\\\\\\\\n8.2.1 Ikatan Terarah dan Hibridisasi - 167\\\\\\\\r\\\\\\\\n8.2.2 Resonansi - 185\\\\\\\\r\\\\\\\\n8.2.3 Geometri Molekul dan Teori VSEPR - 189\\\\\\\\r\\\\\\\\n8.3 Teori Orbital Molekul (Mo) Untuk H? dan H?? - 190\\\\\\\\r\\\\\\\\n8.4 Orbital Ikatan dan Antikatan - 192\\\\\\\\r\\\\\\\\n8.5 Orbital Sigma, Pi, dan Prinsip Aufbau - 193\\\\\\\\r\\\\\\\\nDAFTAR PUSTAKA - 197\\\\\\\\r\\\\\\\\nINDEKS - 199\\\\\\\\r\\\\\\\\nTENTANG PENULIS - 201
No other version available